<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Nufus33's Blog</title>
	<atom:link href="http://nufus33.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nufus33.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Dec 2008 05:57:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nufus33.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Nufus33's Blog</title>
		<link>http://nufus33.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nufus33.wordpress.com/osd.xml" title="Nufus33&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nufus33.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kunjungan Prof. M.C. Ricklefs, Ph.D, FAHA</title>
		<link>http://nufus33.wordpress.com/2008/11/05/kunjungan-prof-mc-ricklefs-phd-faha/</link>
		<comments>http://nufus33.wordpress.com/2008/11/05/kunjungan-prof-mc-ricklefs-phd-faha/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2008 07:34:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nufus33</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nufus33.wordpress.com/2008/11/05/kunjungan-prof-mc-ricklefs-phd-faha/</guid>
		<description><![CDATA[Kunjungan Prof. M.C. Ricklefs, Ph.D, FAHA Kamis, 20 Maret 2008 pukul 10.30 &#8211; 12.00 WIB di rumah Ketua Pengurus MPI Surakarta, Drs. H. Ahmad Syamsuri, MM di Pondok Barat dilangsungkan silaturahmi antara Yayasan, Pimpinan Pondok, dan Prof. M.C. Ricklefs, Ph.D, FAHA Sejarawan dan Penulis Buku tentang Sejarah Asia Tenggara dari National University of Singapore (NUS) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nufus33.wordpress.com&amp;blog=5215857&amp;post=17&amp;subd=nufus33&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kunjungan Prof. M.C. Ricklefs, Ph.D, FAHA</p>
<p>Kamis, 20 Maret 2008 pukul 10.30 &#8211; 12.00 WIB di rumah Ketua Pengurus MPI Surakarta, Drs. H. Ahmad Syamsuri, MM di Pondok Barat dilangsungkan silaturahmi antara Yayasan, Pimpinan Pondok, dan Prof. M.C. Ricklefs, Ph.D, FAHA Sejarawan dan Penulis Buku tentang Sejarah Asia Tenggara dari National University of Singapore (NUS) dan sebelumnya dosen di University of Melbourne Australia.</p>
<p>Kunjungan beliau bermaksud untuk menggali data dan riset tentang sejarah Islam Modern di Kota Solo. Dan, Assalaam beliau anggap sebagai ikon penting bagi kepentingan ini. Studi ini juga akan dibandingkan dengan perkembangan Islam Modern di kota lain di Indonesia, yaitu di Kediri, Surabaya, dan Jombang.<br />
Dalam akhir perbincangan yang hangat, sempat juga dipertanyakan oleh Yayasan dan Pimpinan Pondok mengenai kemungkinan anak-anak Assalaam melanjutkan studinya ke National University of Singapore (NUS) yang terkenal amat susah itu. Atau ke University of Melbourne di Australia. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nufus33.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nufus33.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nufus33.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nufus33.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nufus33.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nufus33.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nufus33.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nufus33.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nufus33.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nufus33.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nufus33.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nufus33.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nufus33.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nufus33.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nufus33.wordpress.com&amp;blog=5215857&amp;post=17&amp;subd=nufus33&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nufus33.wordpress.com/2008/11/05/kunjungan-prof-mc-ricklefs-phd-faha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40af46400a78ff382599aa18b2caff26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nufus33</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>belajar baik</title>
		<link>http://nufus33.wordpress.com/2008/10/18/belajar-baik-2/</link>
		<comments>http://nufus33.wordpress.com/2008/10/18/belajar-baik-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2008 09:09:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nufus33</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nufus33.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Perhatian Orang Tua Tentukan Prestasi Belajar Siswa &#8211; Republika Online Jul 9, &#8217;06 10:12 AM for everyone Prestasi belajar siswa yang mendapat perhatian dari orang tua lebih baik dibandingkan dengan prestasi siswa yang kurang mendapat perhatian dari orang tua. Peranan perhatian orang tua dalam lingkungan keluarga yang penting adalah memberikan pengalaman pertama pada masa anak-anak. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nufus33.wordpress.com&amp;blog=5215857&amp;post=10&amp;subd=nufus33&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
<a href='http://nufus33.wordpress.com/2008/10/18/belajar-baik-2/dsc00112/' title='dsc00112'><img data-attachment-id='14' data-orig-size='640,480' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://nufus33.files.wordpress.com/2008/10/dsc00112.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="dsc00112" title="dsc00112" /></a>
<a href='http://nufus33.wordpress.com/2008/10/18/belajar-baik-2/flyin6-hea2tcf82/' title='flyin6-hea2tcf82'><img data-attachment-id='15' data-orig-size='176,220' data-liked='0'width="119" height="150" src="http://nufus33.files.wordpress.com/2008/10/flyin6-hea2tcf82.gif?w=119&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="flyin6-hea2tcf82" title="flyin6-hea2tcf82" /></a>
<img src="/DOCUME~1/SUPERV~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody></tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td class="icon" width="24">
<h2></h2>
</td>
<td class="cattitle">
<h2><span style="color:#888888;"><a rel="bookmark" href="http://fithab.multiply.com/journal/item/39/Perhatian_Orang_Tua_Tentukan_Prestasi_Belajar_Siswa_-_Republika_Online">Perhatian Orang Tua Tentukan Prestasi Belajar Siswa &#8211; Republika Online</a></span></h2>
</td>
<td class="itemsubsub">
<h2><span style="color:#888888;">Jul 9, &#8217;06 10:12 AM</span></h2>
<h2><span style="color:#888888;"> for everyone</span></h2>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div id="item_body" class="bodytext">
<h2><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;color:#888888;">Prestasi belajar siswa yang mendapat perhatian dari orang tua lebih baik dibandingkan dengan prestasi siswa yang kurang mendapat perhatian dari orang tua. Peranan perhatian orang tua dalam lingkungan keluarga yang penting adalah memberikan pengalaman pertama pada masa anak-anak. Itu karena pengalaman pertama merupakan faktor penting dalam perkembangan pribadi dan menjamin kehidupan emosional anak.Begitulah simpulan penelitian Tata Eliestiana Dyah Armunanto, siswi SLTP Negeri 2 Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menjadi salah satu finalis Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) 2004. Penelitian dilakukan di sekolah tempatnya menimba ilmu, bertujuan untuk mengetahui perhatian orang tua dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa di sekolah tersebut.Tata mengambil sampel sebanyak 131 orang atau 10 persen dari jumlah siswa SLTP Negeri 2 Kota Bima sebagai responden untuk penelitian ini. Jumlah tersebut terdiri atas 39 siswa kelas 1 dan masing-masing 46 orang siswa kelas 2 dan kelas 3. Pengumpulan data dilakukan dalam bentuk kuesioner, di samping dokumentasi, wawancara, dan observasi. Data yang terkumpul kemudian diolah secara kuantitatif.</p>
<p>Dalam penelitian ini, ada 30 pertanyaan yang diajukan kepada responden. Soal penyediaan sarapan pagi sebelum berangkat ke sekolah, misalnya. Dari pertanyaan ini diperoleh informasi sebanyak 70 siswa (53,44 persen) menyatakan disediakan sarapan pagi sebelum berangkat ke sekolah. Sebanyak 55 responden (41,89 persen) menyatakan kadang-kadang dan ada 6 responden (4,58 persen) menyatakan tidak pernah disiapkan sarapan pagi.</p>
<p>Selain itu, ada 65 responden (49,62 persen) menyatakan orang tua menyiapkan situasi khusus dengan makan bersama sebelum anak berangkat ke sekolah. Ada 13 responden (9,92 persen) menyatakan terpisah dengan orang tua saat sarapan dan 53 responden (40,46 persen) yang menyatakan tidak menentu.</p>
<p>Sejauh mana orang tua menyiapkan keperluan sekolah anaknya? Sebanyak 77 responden (58,78 persen) menjawab selalu diberikan dengan teratur, 42 responden (32,06 persen) menyebut kadang-kadang, dan 12 responden (9,16 persen) menyatakan tidak teratur. Dari penelitian ini juga diperoleh informasi bahwa ada 114 responden (87,22 persen) menyatakan selalu dianjurkan oleh orang tua untuk mengganti pakaian sekolah setelah tiba di rumah, enam responden (4,58 persen) menyatakan kadang-kadang, dan 11 responden (8,40 persen) menjawab tidak dianjurkan.</p>
<p>Terhadap penyediaan buku-buku yang dibutuhkan saat belajar, ada 65 responden (49,62 persen) menyatakan tidak disediakan dan 35 responden (26,72 persen) kadang-kadang. Hanya 31 responden (22,66 persen) yang menjawab selalu disediakan. Gambaran berbeda tecermin dari ketersediaan alat-alat yang dibutuhkan ketika belajar. Yakni, 68 responden (51,91 persen) menyatakan selalu disediakan, 42 responden (32,06 persen) menjawab kadang-kadang, dan ada 21 responden (16,03 persen) mengaku tidak disediakan.</p>
<p>Bagaimana dengan perhatian orang tua dalam membantu kesulitan belajar anak? Dari penelitian ini terungkap, ada 61 responden (46,57 persen) mengaku selalu dibantu, 51 responden (38,3 persen) menyatakan kadang-kadang, dan 19 responden (14,50 persen) memgaku kurang mendapat perhatian. Ini berarti, mayoritas orang tua memperhatikan dengan membantu kesulitan belajar anaknya.</p>
<p>Dari serangkaian penelitian itu, Tata Eliestiana Dyah Armunanto menyimpulkan bahwa peranan orang tua dalam lingkungan keluarga yang terpenting adalah memberikan pengalaman pertama pada masa anak-anak, sebab pengalaman pertama merupakan faktor penting dalam perkembangan pribadi anak. Disimpulkan pula bahwa siswa yang mendapat perhatian baik dari orang tuanya mendapat prestasi belajar lebih baik dibandinng siswa yang kurang mendapat perhatian dari orang tua. &#8221;Orang tua yang memberikan perhatian besar terhadap proses belajar putra-putrinya akan mendapat prestasi belajar yang tinggi bagi anak,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Tata menyarankan, perlu ada pembinaan dan perhatian orang tua. Itu karena perhatian orang tua mempunyai pengaruh besar terhadap peningkatan prestasi belajar anak di sekolah. Selain itu, kata dia, diperlukan kerja sama yang intens antara pihak sekolah dengan orang tua siswa dalam upaya meningkatkan prestasi belajar anak.</p>
<p>Dia juga menyarankan agar lembaga atau organisasi persatuan orang tua siswa yang telah dibentuk selama ini perlu diaktifkan atau dengan kata lain funngsinya dioptimalkan. &#8221;Orang tua yang bijaksana hendaklah berusaha untuk membangkitkan kemauan belajar anak dengan tujuan agar anak tetap mempunyai semangat yang tinggi dalam belajar, baik di sekolah maupun di rumah,&#8221; tuturnya.</p>
<p></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;color:#888888;">( bur )</span></h2>
</div>
<div style="clear:both;"><!-- --></div>
<div class="taglinks">
<h2><span style="color:#888888;"><strong>Tags:</strong> <a rel="tag" href="http://fithab.multiply.com/tag/pendidikan">pendidikan</a></span></h2>
</div>
<h2><span style="color:#888888;"><strong>Prev:</strong> <a href="http://fithab.multiply.com/journal/item/38">Barat Berutang pada Islam &#8211; Republika Online</a><br />
<strong>Next:</strong> <a href="http://fithab.multiply.com/journal/item/40">Islam, Cahaya Baru di Negara Matahari Terbit &#8211; Republika Online</a></span></h2>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nufus33.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nufus33.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nufus33.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nufus33.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nufus33.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nufus33.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nufus33.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nufus33.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nufus33.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nufus33.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nufus33.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nufus33.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nufus33.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nufus33.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nufus33.wordpress.com&amp;blog=5215857&amp;post=10&amp;subd=nufus33&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nufus33.wordpress.com/2008/10/18/belajar-baik-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40af46400a78ff382599aa18b2caff26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nufus33</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nufus33.files.wordpress.com/2008/10/dsc00112.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00112</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nufus33.files.wordpress.com/2008/10/flyin6-hea2tcf82.gif?w=119" medium="image">
			<media:title type="html">flyin6-hea2tcf82</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>belajar baik</title>
		<link>http://nufus33.wordpress.com/2008/10/18/belajar-baik/</link>
		<comments>http://nufus33.wordpress.com/2008/10/18/belajar-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2008 08:56:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nufus33</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nufus33.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Mari Belajar di Alam Terbuka Dok. RAKATA Salah satu permainan dalam kegiatan belajar di alam terbuka. JAKARTA – Punya kegemaran jalan-jalan ke alam bebas (outdoor)? Bersyukurlah kalau Anda termasuk salah satu orang yang punya hobi asyik ini. Bercengkerama dengan alam ternyata bisa jadi tes psikologi yang ampuh bagi seseorang. Kini, kegiatan belajar bersama alam terbuka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nufus33.wordpress.com&amp;blog=5215857&amp;post=7&amp;subd=nufus33&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong><span style="font-family:Arial;font-size:medium;">Mari Belajar di              Alam Terbuka</p>
<p><img src="http://www.sinarharapan.co.id/feature/hobi/2003/1008/hobi1.jpg" border="0" alt="" width="250" height="370" /><br />
</span></strong><span style="font-family:Arial;font-size:xx-small;">Dok. RAKATA<br />
Salah satu permainan dalam kegiatan belajar di alam terbuka.</span><strong><span style="font-family:Arial;font-size:medium;"><br />
</span></strong></p>
<p align="left"><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;">JAKARTA – Punya kegemaran jalan-jalan                ke alam bebas (outdoor)? Bersyukurlah kalau Anda termasuk salah                satu orang yang punya hobi asyik ini. Bercengkerama dengan alam                ternyata bisa jadi tes psikologi yang ampuh bagi seseorang. Kini,                kegiatan belajar bersama alam terbuka marak ditawarkan. Tapi apa                iya ada yang salah?</p>
<p>Mainlah keluar, ke alam terbuka. Dari situ, kita bisa menarik                seabrek pengalaman. Pengalaman yang akan diterapkan sebagai konsep                belajar dan membuka diri sendiri. Konsep inilah yang dianggap                mumpuni untuk menstimulasi kegiatan sehari-hari.<br />
Belakangan bila Anda jeli, banyak perusahaan dan sekolah yang                tertarik untuk mencicipi program belajar ke alam terbuka. Menurut                Wien Soehardjo, seorang konsultan pelatihan alam terbuka,                kecenderungan perusahaan untuk mengikutsertakan para karyawannya                dalam kegiatan pelatihan team building, melalui pelatihan berbasis                kegiatan simulasi di alam terbuka, semakin meningkat.<br />
Peningkatan itu diimbangi dengan pertumbuhan operator-operator                penyedia jasa pelatihan di alam terbuka—yang lebih populer dengan                istilah outbound training. Meskipun istilah ini tidak dikenal                dalam dunia pendidikan berbasis kegiatan di alam terbuka (outdoor                education), tampaknya masyarakat terlanjur mengenalnya.<br />
Akibat salah kaprah tadi, masyarakat awam terlanjur rancu dengan                istilah outbound training. Padahal, pengertian outbound training                sendiri masih tidak jelas. ”Banyak penyedia jasa maupun pengguna                jasa berbasis aktivitas tali-temali (ropes course) menyebut                kegiatannya sebagai outbound training,” ujar salah seorang                punggawa Lunar Communicatons and Event Organizer ini.<br />
<img src="http://www.sinarharapan.co.id/feature/hobi/2003/1008/hobi2.jpg" border="0" alt="" width="200" height="133" align="left" />Sementara itu, banyak                pula yang menyebut kegiatan rekreasi (outing) dengan outbound,                hanya karena beberapa jenis permainan yang biasa digunakan dalam                pelatihan berbasis kegiatan di alam terbuka (outdoor-based)                dimainkan pada acara itu. Di lain pihak, ada yang menyebut                pelatihan berbasis kegiatan di alam terbuka sebagai outbound                training.<br />
Apa yang disebut sebagai outbound training oleh mereka yang                menggunakan alam terbuka sebagai media belajar, sebenarnya lebih                tepat jika disebut pelatihan berbasis kegiatan di alam terbuka                (outdoor-based training) dengan mengedepankan pendekatan belajar                dari pengalaman (experiential learning).<br />
Uraian yang disampaikan Wien tadi disetujui oleh Handriatno Waseso                dari RAKATA—salah satu operator pelatihan di alam terbuka.                Katanya, dalam literatur belajar dari pengalaman tak pernah                dikenal istilah outbound training. ”Yang ada itu, outdoor based                training. Mungkin salah kaprah ini karena operator pertama yang                memasarkan pelatihan model ini di Indonesia adalah Outward Bound                Indonesia (OBI). Karena keseringan disebut akhirnya keluar istilah                outbound training,” tutur Handriatno mencoba meraba awal mula                salah kaprah tadi.</p>
<p>Definisi<br />
Secara singkat, Claxton (1987) mengemukakan bahwa yang disebut                experiential learning (EL) adalah proses belajar di mana subjek                melakukan sesuatu—bukan hanya memikirkan sesuatu. Ditinjau dari                pengertian ini, maka apa yang dilakukan peserta belajar, baik itu                di dalam kelas maupun di luar kelas, dapat disebut sebagai EL.<br />
Pepatah mengatakan bahwa ”pengalaman adalah guru yang paling                baik”. Makna yang sama telah dikemukakan oleh Confucius beberapa                abad lalu. Dia mengatakan bahwa: ”aku melakukan, maka aku                memahami”.<br />
Lebih jauh Wien memaparkan bahwa kegiatan EL itu tak terbatas                belajar di alam terbuka. ”Cakupannya bisa dari bercocok tanam                sampai ke conflict resolution. Dari assessment (psikologis) sampai                ke perkembangan remaja. Dari skill training sampai ke model-model                teori.” Malahan sebagian besar orang menyebut bahwa semua jenis                pendidikan adalah EL.<br />
Ada empat pandangan tentang EL. Yang pertama, memandang pengalaman                hidup dan kerja sebagai basis untuk menciptakan tangga                keberhasilan dalam mencapai pendidikan tinggi, pekerjaan,                kesempatan mengikuti pelatihan dan menjadi anggota badan                profesional.<br />
Kedua, berfokus bahwa EL merupakan basis untuk berkembang dalam                berbagai perubahan struktur (organisasi). Ketiga, menekankan EL                sebagai basis dalam meningkatkan kesadaran akan grup, perubahan                sosial dan kegiatan kemasyarakatan. Terakhir, menekankan                perkembangan personal dan perkembangan efektivitas tim.</p>
<p>Refleksi Saat Diskusi<br />
Handriatno menyebut EL itu lebih dari sekadar model belajar                learning by doing. ”EL itu learning by doing reflection.”                Refleksinya akan ditunjukkan pada saat diskusi. Dalam pelatihan                ini, peran fasilitator yang akan membawa peserta kepada refleksi.                Kalau Anda berjalan-jalan ke alam terbuka, refleksi diri inilah                yang harus ditemukan.<br />
Namun di sisi lain, ia menolak bila EL itu adalah kegiatan di luar                ruang. Sebab, kegiatan ini bisa dilakukan di dalam ruang.                Tergantung media yang akan dipakai dan juga tak selalu melibatkan                aktivitas fisik yang terlalu banyak. ”Kalaupun saya lebih banyak                mengajak untuk berlatih di alam terbuka pertimbangannya karena                orang akan lebih banyak berekspresi dan eksplorasi.”<br />
Alasan lelaki bertubuh subur itu didasarkan pada pandangan orang                terhadap alam terbuka. Di sini, mereka selalu memandang sebuah                media yang lebih luas dan merasa tak ada beban di pundak. Ini akan                sangat membantu untuk membuka pikiran diri sendiri.<br />
Di alam terbuka, orang memasuki tahapan pengalaman emosional yang                lebih kuat. Waktu berkegiatan mereka banyak mengeluarkan aktivitas                fisik. Rasa capek membaluti sisa tenaga yang masih tersisa.                ”Biasanya orang-orang yang masih punya sisa tenaga selalu                menyemangati teman-teman yang sudah capek. Di sini jelas sekali                terlihat.”<br />
Dalam tiap kali pelatihan EL, RAKATA selalu mengadopsi proses SSA                (Simak, Sadari dan Asah). ”Setelah melakukan sesuatu, mereka akan                masuk tahapan menyadari dan tarik hikmah. Di sini peserta sudah                bisa berteori tentang diri sendiri dan kemudian asah si hikmah,”                papar Handriatno. Nantinya, hikmah akan diterapkan dan                dimanfaatkan untuk diri sendiri.<br />
Untuk membantu menarik semua itu, fasilitator dituntut untuk bisa                memainkan perannya. Tugas mereka yang paling utama adalah membantu                peserta mengenali diri sendiri. Biasanya, setelah melakukan sebuah                permainan komentar umum yang terlontar dari kebanyakan peserta                adalah soal kerja sama. Kalau dibiarkan ini akan bersifat umum,                fasilitator harus mampu untuk menggali dari pengalaman peserta.                Tujuannya untuk lebih deskriptif.<br />
Selain itu, fasilitator juga harus sanggup menstimulasi peserta                dalam hal meyakini sesuatu. ”Cukup sering ditemukan bahwa trust                itu harus selalu ada bukti, kejadian ini terjadi pada saat sebelum                pelatihan,” ujar Handriatno yang sejak 1997 mengikuti kegiatan EL                ini. Padahal, ada orang yang sebetulnya mampu berbuat sesuatu                asalkan punya kesempatan untuk mencoba. Nah, semua itu butuh                kepercayaan.<br />
Sebelum memutuskan untuk mengikuti pelatihan di alam terbuka lebih                baik pahami dulu kajian yang ditawarkan. Jangan sampai Anda                ikut-ikutan latah pada tren yang sedang mengemuka. Yang jelas                jangan pernah meremehkan makna belajar di alam terbuka. Jadi,                mulailah bermain-main di sela rutinitas yang menjepit hidup.<strong> (bay)</strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nufus33.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nufus33.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nufus33.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nufus33.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nufus33.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nufus33.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nufus33.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nufus33.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nufus33.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nufus33.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nufus33.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nufus33.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nufus33.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nufus33.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nufus33.wordpress.com&amp;blog=5215857&amp;post=7&amp;subd=nufus33&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nufus33.wordpress.com/2008/10/18/belajar-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40af46400a78ff382599aa18b2caff26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nufus33</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.sinarharapan.co.id/feature/hobi/2003/1008/hobi1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.sinarharapan.co.id/feature/hobi/2003/1008/hobi2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>data diriQ</title>
		<link>http://nufus33.wordpress.com/2008/10/18/data-diriq/</link>
		<comments>http://nufus33.wordpress.com/2008/10/18/data-diriq/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2008 08:41:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nufus33</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nufus33.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[nama:shylvia chayatun nufus kelas:xii bahasa alamat:jl.Pinang gang 1 n0:21 blabak kota kediri n0:telp:0354 694606 085736218178<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nufus33.wordpress.com&amp;blog=5215857&amp;post=3&amp;subd=nufus33&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>nama:shylvia chayatun nufus</p>
<p>kelas:xii bahasa</p>
<p>alamat:jl.Pinang gang 1 n0:21 blabak kota kediri</p>
<p>n0:telp:0354 694606</p>
<p>085736218178</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nufus33.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nufus33.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nufus33.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nufus33.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nufus33.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nufus33.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nufus33.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nufus33.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nufus33.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nufus33.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nufus33.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nufus33.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nufus33.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nufus33.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nufus33.wordpress.com&amp;blog=5215857&amp;post=3&amp;subd=nufus33&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nufus33.wordpress.com/2008/10/18/data-diriq/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40af46400a78ff382599aa18b2caff26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nufus33</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://nufus33.wordpress.com/2008/10/18/hello-world/</link>
		<comments>http://nufus33.wordpress.com/2008/10/18/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2008 08:32:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nufus33</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nufus33.wordpress.com&amp;blog=5215857&amp;post=1&amp;subd=nufus33&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nufus33.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nufus33.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nufus33.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nufus33.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nufus33.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nufus33.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nufus33.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nufus33.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nufus33.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nufus33.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nufus33.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nufus33.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nufus33.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nufus33.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nufus33.wordpress.com&amp;blog=5215857&amp;post=1&amp;subd=nufus33&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nufus33.wordpress.com/2008/10/18/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40af46400a78ff382599aa18b2caff26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nufus33</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
